From the Gallery

Curatorial Notes / From the Gallery / Participant / Photos


FINDING ME

12 Nov, 2011 - 26 Nov, 2011

Pengantar Galeri
Chris Dharmawan

Saya mencoba mengingat pertemuan pada Januari awal tahun ini antara saya, EddiE haRA dan Rifky Effendy disebuah cafe corner di sela-sela ajang Art Stage di Singapore. Kita bertiga menggagas sebuah pameran, yang intinya ingin mengetengahkan seniman-seniman yang mempraktekkan seni rupa kontemporer dengan kecenderungan kartun, komik dan seni rupa jalanan yang biasa dikenal lowbrow, atau seni kelas rendah. Sejak itu kami bertiga acap berdiskusi siapa seniman-seniman yang dianggap
bisa mewakili untuk diajak berpameran. Kebetulan seniman-seniman yang dipilih rata-rata saya kenal baik dan pernah berpameran di Semarang Gallery,
entah itu tunggal atau pameran bersama. Sebut saja nama-nama seperti EddiE haRA, Heri Dono, Eko Nugroho, Arie Dyanto dan Soni Irawan yang pernah berpameran tunggal dan Bambang ‘Toko’ Witjaksono, Farhan Siki, Radi Arwinda, Wedhar Riyadi, Terra Bajraghosa, Uji ‘Hahan’ Handoko yang sudah pernah memamerkan karyanya pada pameran pameran bersama. Sedang Iwan Effendi, Popok Triwahyudi, Darbotz, Sanchia Hamidjaja, Pinkgirlgowild aka Eunice Nuh, Hendra ‘HeHe’ Harsono, ‘Herdé’ dan Rocka
Radipa baru akan mengawali pameran perdananya di Semarang Gallery.

Dasar pemilihan seniman dan kriteria yang disusun tidak lepas dari tujuan pameran. Diharapkan perhelatan ini akan menjadi bingkai dalam pencarian watak, perilaku dari seniman seniman dengan karakter lowbrow, animamix atau “agro-pop” di dalam konteks perkembangan seni rupa Indonesia. Kita bisa mencermati karya-karya dari seniman-seniman senior sampai karya-karya dari seniman generasi sesudahnya.
Apakah diantara mereka terdapat benang merah dalam pemahaman lewat identitas visual dan praktik proses kreatif mereka. Sekaligus kita bisa mencoba mencari seberapa besar pengaruh perkembangan sejarah lowbrow tahun 70an di Amerika, kemudian dunia seni animasi, komik serta produk-produk industri mainan, grafis desain dan komputer game yang berkembang tahun 90an di Jepang ke dalam praktik
seniman-seniman Indonesia. Menarik bukan?

Saya harus berterima kasih kepada rekan penggagas pameran ini, EddiE haRA dan Rifky Effendy yang sekaligus mengkuratori pameran ini atas kerja kerasnya. Tentu kepada semua seniman peserta yang sudah saya sebutkan namanya diatas, terima kasih atas partisipasinya. Juga kepada semua pihak yang berperan dalam pameran ini, terima kasih saya ucapkan.

Semarang, Oktober 2011

 

busby seo challenge